Imbuhan dalam bahasa Indonesia: pengertian, jenis dan contoh

Pengertian:

Imbuhan (afiks) adalah kata tambahan yang dibubuhkan pada kata dasar untuk mengubah kelas kata, makna, atau fungsinya. Proses pemberian imbuhan disebut afiksasi.

Jenis-Jenis Imbuhan dan Contoh:

Awalan (Prefiks): Diletakkan di awal kata dasar.

Contoh:
me- + tonton = menonton
di- + pukul = dipukul
ber- + main = bermain
Sisipan (Infiks): Diletakkan di tengah kata dasar.

Contoh:
gigi + (-er-) = gerigi
tunjuk + (-el-) = telunjuk
Akhiran (Sufiks): Diletakkan di akhir kata dasar.

Contoh:
jual + -an = jualan
beri + -kan = berikan
Gabungan Awalan-Akhiran (Konfiks): Gabungan imbuhan awalan dan akhiran.

Contoh:
uji coba + me(n)-kan = mengujicobakan
tanggung jawab + per-an = pertanggungjawaban
Imbuhan Serapan: Diambil dari bahasa asing, seperti Sansekerta.

Contoh:
Akhiran: -man, -wan, -wati
seniman, sastrawan, peragawati
Akhiran: -is, -isme, -isasi
nasionalisme, modernisasi, legalisasi
Pola Kata Berimbuhan:

Imbuhan me- mengalami perubahan bunyi (luluh) sesuai fonem awal kata dasar.

Contoh:
meny- + sapu = menyapu
meng- + kunci = mengunci
mem- + baca = membaca
Bentuk tetap pada fonem tertentu, seperti:

me- + laut = melaut
Imbuhan membantu membentuk berbagai kelas kata serta memperkaya makna dalam bahasa Indonesia.

Comments

Popular Posts